Syalom salam sejatra bagi bagi kita semua.
berhubung dengan mengingatnya waktu sehingga kami Panitia Natal ADEM malang kepanjeng batu akan Melakukan penariakan iuran waib Rp.50.000,ke stiap sekoalh masing2.Maka dari itu Renacana sebelum penarikan kami Panitia inti akan Rapat Secara FORUM oleh sebab itu teman2 atau adik2 yg sdah menjadi Panitia bisa datang tanpa terkecuali.pada
Hari:sabtu tgl 08/10/2016
Tempat:SMK 8 malang
waktu:pukul 14:00 wit s/d selesai.
AGENDA:Rencana penarikan iuran wajib
Rencana Membuat Usaha Dana.
demikian Dapat kami sampaikan terimkasih untuk berpartisipasi dan kerja samanya TUHAN MEMBERKATI.
ketua: sekertaris
m.villexz Immanuel wenda
ADEM MALANG KEPANJEN BATU (MAKEBA)
ADEM MALANG KEPANJEN BATU (MAKEBA)
Kamis, 06 Oktober 2016
Jumat, 23 September 2016
Beasiswa Untuk Papua
ingga tahun 2015, Program ADEM telah memberangkatkan 1047 pelajar ke berbagai daerah di luar Papua
Hak atas pendidikan telah mendapatkan jaminan dari Konstitusi. Daerah yang mengalami ketertinggalan dalam bidang pendidikan pun berhak untuk mendapatkan kebijakan afirmatif, agar tercipta pemerataan pendidikan. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menyebutkan bahwa warga negara di daerah terpencil, terbelakang serta masyarakat adat berhak memperoleh pendidikan layanan khusus.
Oleh karena itu, setiap program dan inisiatif pendidikan yang sejalan dengan konstitusi, perlu diteruskan dan bahkan diintensifkan. Salah satunya adalah Program Afirmasi Pendidikan Menengah atau disingkat ADEM, yang ditujukan kepada putra putri Papua dan Papua Barat lulusan Sekolah Menengah Pertama.
Program ini awalnya merupakan kerjasama Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang kemudian diteruskan di masa pemerintahan Jokowi-JK karena sejalan dengan komitmen untuk ”membangun dari pinggiran”.
Setiap tahun ratusan putra-putri Papua mendapat beasiswa melalui Program Adem untuk belajar di tingkatan Sekolah Menengah Atas di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Jogjakarta, Jawa Timur dan Bali. Program ini bertujuan memberikan pelayanan pendidikan menengah atas bagi anak-anak Papua dalam proses akulturasi Budaya untuk meningkatkan semangat kebangsaan.
Program beasiswa ADEM 2015, melibatkan peran pemerintahan daerah yang membiayai proses seleksi di masing-masing kabupaten/kota menuju tempat pembekalan di Jayapura, Merauke, Biak, Manokwari atau Sorong. Melalui APBN Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan kemudian membiayai transportasi menuju sekolah yang baru dan biaya hidup selama masa studi sebesar Rp 21.300.000 per tahun selama 3 tahun.
Dalam Program ADEM 2015, Provinsi Papua Barat mengirimkan sebanyak 150 siswa dan siswi, yang terdiri dari kluster Sorong dan Manokwari. Dari sisi penerima, Provinsi Banten menerima siswa dan siswi dari kluster Manokwari dan Provinsi Bali menerima siswa dan siswi dari kluster Sorong.
Dalam kurun waktu 2013 hingga 2015, Program ADEM telah memberangkatkan 1047 pelajar ke berbagai daerah. Terdapat 127 pelajar yang berasal dari Jayapura, 166 dari Manokwari, 156 dari Sorong, 258 siswa dari Merauke dan 253 dari Biak.
Tak hanya itu, ada juga program lanjutan beasiswa untuk lulusan Sekolah Menengah Tingkat Atas dapat mengikuti program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK). Program ini meningkat dari tahun ke tahun. Kuota beasiswa ADIK di tahun 2014 baru sebesar 269 orang, namun pada tahun 2015 sudah naik menjadi 434 orang.
Beasiswa ADIK diberikan sebesar Rp16.800.000 untuk setiap mahasiswa per tahun, yang dibayarkan setahun 2 kali setiap awal semester. Perinciannya Rp2.400.000 untuk bantuan biaya penyelengaraan pendidikan yang diberikan langsung ke perguruan tinggi dan Rp6.000.000 untuk bantuan biaya hidup yang diberikan langsung ke mahasiswa penerima beasiswa.
ADIK diberikan sejak tahun 2012, dan hingga tahun 2015 sudah diberikan kepada 1.487 mahasiswa, yang terdiri dari 1.218 putra-putri asli Papua yang menempuh pendidikan di 39 PTN di luar Papua.
Ada juga program beasiswa afirmasi tingkat magister (S2) dan doktoral (S3) dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementrian Keuangan pada tahun 2013-2014. Untuk program ini, alokasi untuk Papua dan Papua Barat adalah yang terbesar, yaitu sebanyak 163 orang dibandingkan daerah-daerah lainnya.
Profil Penerima Beasiswa ADIK
Hak atas pendidikan telah mendapatkan jaminan dari Konstitusi. Daerah yang mengalami ketertinggalan dalam bidang pendidikan pun berhak untuk mendapatkan kebijakan afirmatif, agar tercipta pemerataan pendidikan. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menyebutkan bahwa warga negara di daerah terpencil, terbelakang serta masyarakat adat berhak memperoleh pendidikan layanan khusus.
Oleh karena itu, setiap program dan inisiatif pendidikan yang sejalan dengan konstitusi, perlu diteruskan dan bahkan diintensifkan. Salah satunya adalah Program Afirmasi Pendidikan Menengah atau disingkat ADEM, yang ditujukan kepada putra putri Papua dan Papua Barat lulusan Sekolah Menengah Pertama.
Program ini awalnya merupakan kerjasama Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang kemudian diteruskan di masa pemerintahan Jokowi-JK karena sejalan dengan komitmen untuk ”membangun dari pinggiran”.
Setiap tahun ratusan putra-putri Papua mendapat beasiswa melalui Program Adem untuk belajar di tingkatan Sekolah Menengah Atas di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Jogjakarta, Jawa Timur dan Bali. Program ini bertujuan memberikan pelayanan pendidikan menengah atas bagi anak-anak Papua dalam proses akulturasi Budaya untuk meningkatkan semangat kebangsaan.
Program beasiswa ADEM 2015, melibatkan peran pemerintahan daerah yang membiayai proses seleksi di masing-masing kabupaten/kota menuju tempat pembekalan di Jayapura, Merauke, Biak, Manokwari atau Sorong. Melalui APBN Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan kemudian membiayai transportasi menuju sekolah yang baru dan biaya hidup selama masa studi sebesar Rp 21.300.000 per tahun selama 3 tahun.
Dalam Program ADEM 2015, Provinsi Papua Barat mengirimkan sebanyak 150 siswa dan siswi, yang terdiri dari kluster Sorong dan Manokwari. Dari sisi penerima, Provinsi Banten menerima siswa dan siswi dari kluster Manokwari dan Provinsi Bali menerima siswa dan siswi dari kluster Sorong.
Dalam kurun waktu 2013 hingga 2015, Program ADEM telah memberangkatkan 1047 pelajar ke berbagai daerah. Terdapat 127 pelajar yang berasal dari Jayapura, 166 dari Manokwari, 156 dari Sorong, 258 siswa dari Merauke dan 253 dari Biak.
Tak hanya itu, ada juga program lanjutan beasiswa untuk lulusan Sekolah Menengah Tingkat Atas dapat mengikuti program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK). Program ini meningkat dari tahun ke tahun. Kuota beasiswa ADIK di tahun 2014 baru sebesar 269 orang, namun pada tahun 2015 sudah naik menjadi 434 orang.
Beasiswa ADIK diberikan sebesar Rp16.800.000 untuk setiap mahasiswa per tahun, yang dibayarkan setahun 2 kali setiap awal semester. Perinciannya Rp2.400.000 untuk bantuan biaya penyelengaraan pendidikan yang diberikan langsung ke perguruan tinggi dan Rp6.000.000 untuk bantuan biaya hidup yang diberikan langsung ke mahasiswa penerima beasiswa.
ADIK diberikan sejak tahun 2012, dan hingga tahun 2015 sudah diberikan kepada 1.487 mahasiswa, yang terdiri dari 1.218 putra-putri asli Papua yang menempuh pendidikan di 39 PTN di luar Papua.
Ada juga program beasiswa afirmasi tingkat magister (S2) dan doktoral (S3) dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementrian Keuangan pada tahun 2013-2014. Untuk program ini, alokasi untuk Papua dan Papua Barat adalah yang terbesar, yaitu sebanyak 163 orang dibandingkan daerah-daerah lainnya.
Profil Penerima Beasiswa ADIK
Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua dan Papua Barat di Manokwari dan Banten
Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua dan Papua Barat di Manokwari dan Banten
Banten - Paralel dengan
kegiatan Program ADEM 2015 lainnya, kali ini giliran Provinsi Banten
yang menerima siswa/i ADEM asal Provinsi Papua Barat (cluster Manokwari)
sebanyak 66 dari 70 peserta yang ditetapkan sebagai penerima beasiswa
Program ADEM 2015. Adapun jumlah peserta ADEM 2015 pada Provinsi Papua
Barat sebanyak 150 siswa/i yang terbagi dalam dua clsuter yaitu 80
peserta cluster Sorong yang dikirim ke Bali dan 70 peserta cluster
Manokwari.
Di Manokwari para peserta diberikan
pembekalan oleh Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat
serta pengarahan langsung dari Teguh Setyabudi selaku Direktur Penataan
Daerah, Otsus dan DPOD Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri. Dalam
pengarahannya, beliau mengatakan bahwa “Menteri Dalam Negeri mendukung
program ADEM ini dimana merupakan program yang strategis dan baik untuk
menciptakan kader-kader penerus bangsa sebagai agen perubahan untuk
membangun papua dengan usaha melalui pembelajaran dan para siswa harus
mempunyai pola pikir yang baik dan maju”. Kemudian, Teguh Setyabudi
memberikan dorongan semangat motivasi para peserta untuk mempunyai
mental yang kuat agar siap ditempatkan untuk menimba ilmu dimana saja
dan menjaga Pancasila dengan harapan para penerus bangsa asal Papua ini
mampu menseterakan Papua dengan Proivinsi-Provinsi lain di Indonesia
karena banyak orang asli papua yang berhasil menjadi pemimpin bangsa
yang hebat dengan Wawasan Nusantaranya. Selain itu, Teguh menekankan
pentingnya keberlangsungan program yang merupakan salah satu kebijakan
khusus dalam upaya pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan yang didorong oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk
peningkatan pendidikan di Indonesia termasuk di Papua dan Papua Barat.
Keberangkatan siswa/i ADEM 2015 cluster
Manokwari disaksikan oleh Wakil Gubernur Papua Barat Irene Manibuy yang
didampingi oleh Direktur PD, Otsus dan DPOD Ditjen Otonomi Daerah
Kemendagri. Setibanya di Banten, para Peserta diterima dan diarahkan
oleh Lilik Setiowati sebagai Kasubdit Program PKLK Ditjen Dikdasmen
Kemendikbud dan Luqman sebagai Kepala BPPK Dinas Pendidikan Porvinsi
Banten. Dalam pengarahannya, Lilik mengatakan bazhwa “program ADEM 2015
sebagai wujud dari tujuan Nawacita Presiden Jokowi yaitu membangun
Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan Desa dengan
cara menarik putra-putri Papua untuk mendapatkan pendidikan yang sama
serta tidak hanya pendidikan menengah tapi harus sampai pada pendidikan
tinggi”, selanjutnya lilik juga berpesan kepada Kepala Sekolah SMU dan
SMK yang hadir agar para siswa/i dapat dijadikan anak asuh sebagai
keluarga, sebelum akhirnya seluruh peserta siswa/i ADEM diserahkan
kepada Kepala Sekolah masing-masing.
Dengan demikian Jumlah total Peserta
Program ADEM Papua dan Papua Barat dari tahun 2013 s.d 2015 sebanyak
1.407 siswa/i yang terbagi dalam beberapa gelombang angkatan yaitu
Jayapura Angkatan I ke Daerah Istimewa Yogyakarta sebanya 127 Peserta,
Jayapura Angakatan II sebanyak 457 peserta, Manokwari sebanyak 166
peserta, Sorong sebanyak 156 peserta, Merauke sebanyak 258 peserta dan
Biak sebanyak 253 peserta.
PEMBERTAHUAN NATAL ADEM ( MAKEBA)
SYALOM SALAM SEJATRAH BAGI KITA SEMUA
Info.Kami dari panitia natal lokal se-malang raya seluruh siswa/i ADEM Tahun 2016/2017.Dapat kami memberitahukan bahwa nanti pada tanggal 25 september 2016 minggu jam 13;00 wib.Tempat,SMK NEGERI 8 MALNG
Kami akan mengevaluasi tentang Natal ADEM Malang.
Pembahasan agenda:
1.sektor-sektor masing-masing sekolah.
2.Rencana melakukan cari Dana.
3.Membahas tentang kekompakan dan kerja sama.
4. Serba-serbi.
Demikian Info kami dapat kami menyampaikan kerja sama dan partisipasi ucapkan banyak terimakasih.
Malang,23 september 2016
sekretaris.
IMMANUEL WENDA.
Info.Kami dari panitia natal lokal se-malang raya seluruh siswa/i ADEM Tahun 2016/2017.Dapat kami memberitahukan bahwa nanti pada tanggal 25 september 2016 minggu jam 13;00 wib.Tempat,SMK NEGERI 8 MALNG
Kami akan mengevaluasi tentang Natal ADEM Malang.
Pembahasan agenda:
1.sektor-sektor masing-masing sekolah.
2.Rencana melakukan cari Dana.
3.Membahas tentang kekompakan dan kerja sama.
4. Serba-serbi.
Demikian Info kami dapat kami menyampaikan kerja sama dan partisipasi ucapkan banyak terimakasih.
Malang,23 september 2016
sekretaris.
IMMANUEL WENDA.
Langganan:
Komentar (Atom)